Saham Online .

Jakarta- PT Asjaya Indosurya Securities memprediksi laju indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi bergerak dalam rentang konsolidasi pada satu pekan ini yakni posisi support 5.672 dan resistance 5.797.

Analyst Research Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya menyatakan, tidak lama lagi ada sejumlah rilis data ekonomi. Namun ia memastikan, pergerakan IHSG pekan ini belum dengan sentimen inflasi atau kenaikan kebutuhan valuta asing.

“Satu pekan ini, arahnnya terkonsolidasi saja. Sedangkan, kalau dua-tiga pekan ke depan yang kita mungkin perlu cermati adalah potensi kenaikan kebutuhan valas jelang liburan,” ujar William kepada Investor Daily di Jakarta, belum lama ini.

Dia menilai, inflasi belum menjadi bagian sentimen dalam waktu dekat. Dia mengakui, di Ramadan ada potensi kenaikan walau minim. “Cuma bukan untuk data inflasi bulan ini, tapi bulan depan ada ruang kenaikan inflasi walau sedikit yang disebabkan kenaikan sejumlah barang kebutuhan masyarakat,” jelas dia.

Seiring proyeksi pergerakan IHSG yang berpeluang konsolidasi, William menilai, saham yang dapat menyokong pergerakan indeks dari sektor konsumer, ritel, telekomunikasi, dan infrastruktur. “Di momen bulan puasa, saham yang berpeluang menguat tidak hanya konsumer, tapi termasuk ritel,” tegas William.

Untuk itu, ia merekomendasikan, sejumlah saham yakni PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT ICB Indofood Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Indosat Tbk (ISAT), PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR).

Investor Daily

Devie Kania/WBP

Investor Daily

—–
Distribusi : SahamOnline.com

BeritaSatu – Pasar Modal

Tagged with: